DPRD Recess Fund Regulation and Government Governance Problems: A Literature Study on Policy Effectiveness and Its Challenges
Abstract
The DPRD recess fund is an important instrument for strengthening political representation and accommodating public aspirations. However, its effectiveness is highly dependent on the quality of regulation and the implementation of good governance principles. This study aims to analyze the legal framework governing DPRD recess funds, examine governance-related problems in their implementation, and assess their effectiveness in enhancing political representation and accountability. This research employs a qualitative method with a literature study approach, utilizing secondary data obtained from laws and regulations, books, and scholarly journals. The findings indicate that the implementation of DPRD recess activities has not fully reflected good governance principles, as evidenced by low public participation, weak transparency and accountability, and suboptimal responsiveness of DPRD members in following up on public aspirations. Furthermore, existing regulations still contain weaknesses in regulating fund utilization and sanctions, which create opportunities for misuse.
References
Adlini, M. N., Dinda, A. H., Yulinda, S., Chotimah, O., & Merliyana, S. J. (2022). Metode penelitian kualitatif studi pustaka. Jurnal Edumaspul, 6(1), 974-980.
Agustin, N., & Maulana, A. (2020). Akuntabilitas Publik Anggota DPD RI dalam Menindaklanjuti Aspirasi Daerah (Studi Kasus Layanan Kesehatan Gratis Masyarakat Banten). Jurnal Public Policy, 6(2), 96-102.
Azzahri, R., & Andri, S. (2021). Efektivitas penggunaan dana reses anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pekanbaru dalam menyerap aspirasi masyarakat. Jurnal Niara, 14(1), 266-275.
Azzahri, R., Austin, T., & Pangestu, A. (2025). Analisis Kritis Regulasi Dana Reses DPRD Dalam Perspektif Good Governance: Studi Literatur Atas Implementasi dan Tantangan. Inovasi Pembangunan: Jurnal Kelitbangan, 13(2).
Engkus, A. R. A., & Alliadzar Hanif, A. T. F. (2021). Buku Mewujudkan GG melalui Pelayanan Publik. Dialektika, 19(1), 1-361.
Iqbal, M. (2024). Pelaksanaan Reses Oleh Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Dalam Menyerap Aspirasi Masyarakat Berdasarkan Peraturan Walikota Nomor 72 Tahun 2019 Tentang Mekanisme Pelaksanaan Reses Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Pekanbaru (Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau).
Kartius, H., & Purnomo, D. (2022). Efektivitas Pendistribusian Zakat Oleh Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Siak (Studi Kecamatan Koto Gasib). JDKP: Jurnal Desentralisasi dan Kebijakan Publik, 3(2), 430-437.
Khair, O. I. (2023) Kebijakan dan Sanksi Dalam Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2021 Tentang Perubahan Atas Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 Tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Indramayu: Penerbit Adab.
Muniri, M. (2017). Penerapan hak imunitas anggota DPR-RI berdasarkan UU no. 17 tahun 2014. Jurnal Yustitia, 18(1).
Nasution, K., Nasution, M. A., Rustiyana, R., Rachim, A., Baskoro, S. E., Reynilda, R., ... & Kusumawardhani, F. (2025). Kebijakan Publik Dalam Perspektif Manajemen Modern: Inovasi, Tata Kelola, dan Akuntabilitas. Yogyakarta: Star Digital Publishing.
Nasyirudin, M. (2025) Sosiologi Pemerintahan. Purbalingga: Eureka Media Aksara.
Nurhidayat, I. (2023). Prinsip-prinsip good governance di Indonesia. Journal Education and Government Wiyata, 1(1), 40-52.
Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 21 Tahun 2011 Tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 Tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah.
Priono, U., Putri, D. A. & Mappadang, A. (2025). Peran Pengawasan dan Program Efisiensi dalam Mewujudkan Transparansi Pemerintah: Perspektif Good Governance. Benefit: Journal of Bussiness, Economics, and Finance, 3(2), 2134–2149.
Ramadhan, A. Z., & Suryaningrum, D. H. (2020). Analisis penerapan prinsip good governance pada kinerja keuangan organisasi nirlaba. Public Management and Accounting Review, 1(1), 1-9.
Rofiandri, R. (2020). Pengelolaan Reses Anggota DPR yang Transparan dan Akuntabel. Jakarta: Indonesia Budget Center (IBC).
Rukoyah (2023). Pemanfaatan Dana Aspirasi DPRD Kota Ambon di Negeri Hative Besar, Kecamatan Teluk Ambon. Journal of Humanities and Social Studies, 1(3), 1273–1285.
Sarihati, T., Kurniadi, B., & Rohayati, Y. (2023) Tata Kelola Pemerintahan dan Akuntabilitas Publik. Sumedang: Mega Press Nusantara.
Siahaan, A. Y., & Pardede, P. D. K. (2022) Transformasi Pembangunan Melalui Pelayanan Publik. Banyumas: Pena Persada.
Sri, J. W. A. (2025). Reformasi dan Tata Kelola Pemerintahan. Bandung: Widina Media Utama.
Sulaeman, A. (2025). Prinsip-Prinsip Demokrasi dan Good Governance. Padang: Gita Lentera.
Thalib, H., Nusi, M., & Abd Razak, D. (2023). Partisipasi Masyarakat Pada Pelaksanaan Reses Anggota DPRD Fraksi PAN Kota Gorontalo. Provider Jurnal Ilmu Pemerintahan, 2(1), 19-32.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah.
Winarno, B. (2012). Kebijakan Publik: Teori, Proses, dan Studi Kasus. Center For Academic Publishing Service.
Yustisia, T.V. (2015) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan Perubahannya. Jakarta Selatan: VisiMedia.
Copyright (c) 2026 International Journal of Science and Society

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

.png)

.jpg)
.png)

.png)
.png)
.png)
1.png)

.jpg)



-modified.png)
-modified.png)


-modified.png)


